Rabu, 20 Februari 2008

Stylish Laptop (Laptop keren)

Yang ada di benak gw saat ini sih cuma 2, Apple MacAir, n Sony Vaio...
Bagi yang suka nongkrong di tempat2 highclass sambil bawa laptop, entah buat kerja/bisnis/sekedar gaya n fun, ini dia yang cocok menemani anda.
No more brick 2 Kg laptop without operating system. Enough for low-end laptop with cheap prize.
Jika lifestyle dan being cool lah yang anda cari. Anda boleh cari antara keduanya.
Imagine...datang naek SUV/Sedan keluaran terbaru...masuk ke Cafe, cari tempat duduk, pesanVanilla Latte, buka MacAir/Vaio...welehh...kurang apa coba...
Dari segi coolness, tentu MacAir paling ok. Pesona whiteness dibalut dengan desain supertipisnya bikin para wanita akan tergila2 (halah...segitunya).
Tapi bagi anda yang ingin tetap mempertahankan fungsionalitas dan style, stick with Vaio...

Senin, 03 Desember 2007

XDA Flame, the next gen PDA

kalo duit gw lagi berlebih, sumpeh deh, gw beli ni gadget! bagaimana tidak, ini dia impian gw untuk sebuah PDA-phone yang canggih. untuk kecepatan, gak usah diragukan lagi, dengan dual processor, 524MHz dan satu graphic processor buatan nvidia akan membuat kinerjanya menjadi cepat. jadi gak buang waktu gw percuma hanya untuk menunggu aplikasi loading. dedikasi processor graphic khusus akan membuat game-game di PDA ini berjalan dengan sangat baik.
karena gue suka baca2 ebook di PDA, maka layar 3,6 inchi nya akan sangat memuaskan, scara huruf2 akan terlihat lebih besar dan meminimalisir aktifitas scrolling kita.
Jangan lupa warnanya yang sudah VGA, yang bakal bikin warna-warni di PDA ini akan tampak sangat indah dan realistis.
untuk entertainment, tidak usah khawatir, layar yang guede ini akan bisa memutar video berkualitas di atas VCD. Gw yakin file ukuran 488x488 akan bisa dimainkan dengan baik di PDA ini. Sudah lebih dari cukup untuk kategori 'HD-Mobile Video'.
Kualitas audio PDA ini juga bagus, soalnya mengadopsi teknologi SRS, belum lagi dipersenjatai dengan A2DP bluetooth 2.0 yang bikin kita dapat menggunakan bluetooth headset stereo yang keren, gtu lhoooo...
yang gue demen nih, interface di luar komplet banget, ada usb-to-go yang bikin kita bisa copy data dari flashdisk ke PDA ini, ada 2,5 inchi audio jack, daaannn, ada TV-output, yang bikin kita bisa nyambungin ini gadget ke TV, monitor, bahkan video-glasses, kacamata keren untuk nonton video ntu tuh...(next kita bahas video glasses ya...)
konektivitasnya sudah ok, ada ir, bluetooth, dan 3G (non-HSPDA).
Kamera juga ok, 2megapix di belakang, dan video call cam di depan.
kelemahannya hanya satu, no GPS, tapi gak penting, scara gue orang 'cubicle 9 to 5'...
Definitely 8 out of 10, kalau saja harganya lebih murah 1-2 juta, gue kasih 10 out of 10 deh.

Selasa, 13 November 2007

XP3, jam untuk kos bergaya masa depan


Seperti biasa, sebenarnya ada banyak jam bergaya futuristis lho di dunia ini, namun yang sampai saat ini gue temuin di Jakarta hanyalah yang model ini. Tapi sudah lebih dari cukup lah, mengingat modelnya yang super keren. Pokoknya bikin kos lo tambah cakep n futuristis deh.
Jam ini menggunakan teknologi "persistence of vision" untuk menciptakan citra yang nampak mengambang di udara. Jam ini memanfaatkan mekanisme otak ketika menangkap objek dalam gerakan untuk menghasilkan citra statis yang dijamin akan membuat perhatian anda tersita.
Jam ini pernah gue lihat dijual di salah satu toko di Ratu Plaza Jkt. Kalau harga sih gue belum tanya, tapi kalau lihat di Internet, nampaknya mahal, kisaran ratusan ribu.
Gue skor 7 out of 10 untuk barang ini. Kalau saja harganya lebih terjangkau untuk sekedar 'jam', mungkin skornya akan lebih baik.

Senin, 12 November 2007

The Butterfly Effect


This is not a gadget. But this is really must seen movie. boleh dunk sedikit melenceng, yang penting masih merupakan preferensi gue terhadap suatu hal kan.
awalnya gue sendiri gak tau kalo ada film ini. ketika sedang iseng menonton TV di larut malam, muncul film ini (keluaran 2004), karena gak ada tayangan lain yang menarik hati. ya iseng aja gw simak filmnya. ternyata? bagusss...10 out of 10 menurut gue. ini dia yang seharusnya dibuat oleh para sutradara indonesia. gak harus kaya dengan special effects kok. cukup dengan jalan cerita yang brilian dan pemain yang bagus. tidak perlu modal jutaan dollar.
sungguh gue terkesima dengan jalan ceritanya yang non-linear. bagaimana penonton diputarbalikkan ke masa lalu dan masa sekarang berkali2. bagaimana cerita yang tadinya nampak absurd (tetapi tetap seru), perlahan terfokus dan membuat penonton mengerti, oh, jadi ini ya maksudnya. bagaimana bumbu cinta turut mewarnai film. it's really good. salah satu scene yang membuat gw 'jatuh-hati' adalah ketika akhirnya Evan Treborn (Ashton Kutcher) memutuskan untuk 'tidak mengenal' si Kayleigh Miller (Amy Smart) lewat perkataan buruk di masa lalu. dan pada saat terakhir menjelang bubaran film, si Evan kembali bertemu dengan Kayleigh, wanita yang dicintainya, di suatu scene keramaian orang-orang yang bekerja. Evan sempat terlihat kaget, namun akhirnya membiarkan Kayleigh berlalu tanpa menyapa, diiringi dengan lagu 'Stop Crying Your Heart Out'-nya Oasis. Really nice. Menyentuh!
10 out of 10. Must seen movie.

Jumat, 09 November 2007

Mobil Impian: Chevy New Camaro 2009


Ini dia satu diantara sekian banyak impian gila yang ada di kepala gw. bagaimana tidak, ni mobil, selain emang harganya muahalnya minta ampun (up to US$40.000), juga besar kemungkinan tidak akan pernah dipasarkan di Indonesia. Tapi mau bagaimana lagi coba, gue udah terlanjur jatuh cinta setengah mati dengan mobil ini begitu gue melihat ni mobil di The Transformers.
Keren...tidak hanya keren, tapi aspek 'celebrity'-nya itu lho yang magis, yang bakal bikin orang2 terkagum2 dan cewe2 memasrahkan dirinya pada gue, lebih kuat dari pelet mbah Jambrong.
Gue gak ngebayangin coba, di lampu merah, orang2 lagi BT nungguin lampu hijau yang tidak jua datang, tiba2, datang mobil gue, mmbemm...mbeemmm...ckiiittttt...lalu setiap orang terpana, kkk...kkk...kkkeereennnn! Ini kan mobilnya si Bumblebee??? The Transformers...Wowwww...
Semoga ini bukan hanya sekedar angan, tapi pembangkit semangat bagi gue untuk terus berusaha sukses dalam hidup, sampai akhirnya kebeli juga ntu mobil. With money, we could buy anything right! :)
Spek teknis dari mobilnya mungkin tidak luar biasa dahsyat, tapi aspek celebritynya sebagai mobil keren yang bisa berubah menjadi robot membuat gue memberikan 9 dari 10 bintang sebagai must have car.

Rabu, 07 November 2007

waktuku habis untuk ngecas gadget

ok. tadi malam gw baru aja beli bh501 yang gw impi-impikan itu. keren, suaranya decent lah, layak kalau untuk digunakan mendengarkan musik. namun ada satu hal yang gw risaukan. bertambahnya jumlah gadget yang harus dicas. scara gw punya 3hp, 1kamera digital, dan bh501 ni. berarti total ada 5 gadget yang harus gw cas secara periodik. sementara kita tau kan bahwa pada kegiatan cas-mengecas ini seringkali menghambat produktivitas dan membuang waktu kita yang berharga. misalkan, tentunya kta semua pernah mengalami 'idle time' ketika mengecas. misalkan ketika sedang bergegas ke suatu kegiatan, kita sering terhambat oleh cas-mengecas dengan berkata: "nanti dulu, tanggung nih, lagi ngecas", baik yang terucap maupun yang di dalam hati. terbuang deh tuh waktu barang 5-20 menitan. belum lagi ada gadget yang butuh cas hampir setiap hari, seperti PDA gw itu. kan lama2 BT juga yah. kenapa juga si pabrik gak buat batere tahan lama sih, dari bahan nuklir kek, setidaknya bisa bikin gadget kita bisa bertahan, yaaaa, gak lama2 deh, 1 mingguuuu aja. sukur2 bisa 1 bulan. sukur sukur lagi gak perlu dicas hahaha. anyway, itu kenyataan yang harus gw hadapi sebagai gadget-freak.

Selasa, 06 November 2007

Otopad. Cocok buat jalan-jalan dekat ala kota besar

begini nih nasib tinggal di kota Jakarta. yang tampaknya dekat di mata, bisa jadi sangat jauh di kaki. Bayangkan, plaza Semanggi yang depan-depanan dengan kantor gue, harus ditempuh berapa kali lipat dari jarak pandang mata. Secara gue gak bisa gitu aja nyebrang jalan Sudirman, alhasil gue harus muter dulu lewat jembatan penyebrangan. Capee dee. Intinya "Dekat di mata jauh di kaki" deh. Nah, untuk menyiasati ini, tentunya kita butuh donk alat transportasi portabel yang bermesin. sehingga kita bisa mereduksi kegiatan 'ngiplik' (jalan kaki-red) yang tidak perlu. Mengapa otopad? karena alat transportasi bermesin inilah yang paling ringkas, beberapa varian bisa ditekuk2 ketika tidak digunakan, sehingga ada kemungkinan bisa dimasukkan ke dalam tas apabila tidak digunakan. otopad ada yang menggunakan tenaga listrik (batere) dan bensin untuk sumber tenaganya. kecuali suatu saat akan ada rollerskate/sepatu roda bermesin, mungkin otopad masih merupakan alat transportasi jarak dekat paling seep untuk kota besar.